Senin, 16 Maret 2015

Bagaimana Jika Gagal Berarti Tidak Menang?

Minggu lalu menjadi Minggu yang cukup emosional. Aku mengajak seorang teman untuk mencoba melakukan suatu hal yang sangat menantang dan sangat baik baginya, baik kegagalan maupun keberhasilan yang akan diperolehnya. Hal yang sangat sulit untuk mengajaknya. Begitu keras aku memintanya bahkan sudah bisa dikatakan memaksa tapi dia sangat keras kepala. Hingga suatu hari permintaan saya dijawabnya, akhirnya usaha keras tidak dia-sia. Dia setuju melakukannya dan berkata kalau dia akan serius untuk itu. Tapi beberapa hari lagi dia mengatakan tidak jadi. Tantangan itu tidak bisa diambil lagi karena waktunya telah lewat. Betapa kecewa dan marah saya saat itu.
Saat saya bertanya alasannya membatalkannya, dia menolak untuk bercerita. Sangat susah mendapat jawaban itu dan saya sangat emosi selama pembicaraan kami. Alasan itu sangat susah diperoleh. Saya tidak mau menyerah dan membujuk-bujuk dia untuk bercerita. Meskipun memakan waktu yang lama pada akhirnya apa yang saya cari ketemu juga. Dia mengatakan itu semua karena dia akut gagal jika dia mencobanya.
Saya memikirkan hal ini memang hal yang sering menjadi penghalang. Kemudian saya ingat kalau ada istilah gagal sebelum bertanding. Saya mencoba mengeksplore istilah ini karena saya merasa ini yang akan yang akan membantu saya dan dia. Saya tidak mungkin mengatakan kau melakukan kesalahan tanpa ada alasan itu disebut sesuatu yang salah.
Saya kemudian bertanya padanya, “Jadi, sekarang kau tidak lagi bisa gagal dalam tantangan itu?”. Jawabannya adalah mungkin iya. Lalu saya lanjut bertanya “Bagaimana kalau gagal itu berarti tidak menang, apakah kau menang kali ini? Jadi, kau gagal Tidak?”. Saya mencoba memainkan kata-kata agar dia tidak melewatkan kesempatan yang lain.
Kalau memang gagal berarti tidak menang, maka saat ini kita adalah orang –orang gagal. Gagal dalam banyak hal. Seperti menjadi presiden di Indonesia, ada juataan orang yang gagal dalam hal ini karena yang menang hanya boleh satu orang saja dalam suatu waktu. meskipun mereka tidak mencoba jadi presiden, yang pasti mereka tidak menang menjadi presiden dan kalau gagal sama dengan tidak menang berarti mereka gagal.
Berarti saat ini kita sedang gagal dalam banyak hal, tapi ada hal yang sudah dan akan kita menangkan. Saat lahir ke dunia kita sudah menang dalam hal menjadi hidup sebagai bayi namun banyak hal yang belum kita menangkan dan yang tidak bisa kita menangkan lagi. Kita tidak bisa memenangkan semuanya karena waktu dan ruang membatasi. Jadi kita harus memenangkan apa yang perlu kita menangkan, orang menyebutnya tujuan, impian dan cita-cita. Hal yang belum kita menangkan bisa menjadi tidak bisa dimenangkan lagi karena saat waktu memberi kesempatan kita melewatkannya. Untuk saat ini belum ada orang yang bisa menjelajahi waktu, yang berarti waktu sudah menutup kesempatan itu dan saat itu kita bisa disebut gagal karena tidak memenangkannya. Untuk itu saat ada kesempatan kita harus memenangkannya karena saat itu kita diijinkan menang, dari gagal menjadi menang. Kita sudah gagal maka jadilah pemenang, daripada terus gagal. Menangkan apa yang bisa dan perlu dimenangkan dan saat waktu mengijinkan jadilah pemenang, tidak ada ruginya karena kalau gagal sama aja dengan tidak mencoba atau bahkan lebih baik. Kenapa takut gagal kalau memang sudah dalam keadaan gagal? Kenapa tidak mencoba jadi pemenang.
Hal yang kami bicarakan ini bukan untuknya saja, saya juga berbicara pada diri saya sendiri karena rasa takut akan gagal, padahal sudah gagal, juga menjadi penghalang besar saya untuk melangkah maju dan melakukan banyak hal. Saya berharap kita bisa menjadi pemenang dalam hal yang kita menangkan.

sumber gambar : http://www.lano.org/resource/resmgr/images/glassofwater.jpg


Jumat, 13 Februari 2015

Rules Breaker

Hasil gambar untuk rule breaker
Hari yang indah. Setelah olah raga dan sarapan saya menyediakan waktu untuk merenung. Saya belajar dari Pemimpin yang sangat saya kagumi dan saya berharap bisa menjadi pengikut setianya.
Saat itu aku membaca sepenggal kisah perjalanannya. Dimana Dia menjadi orang yang sangat terkenal dan mengajar orang banyak. Dalam kisah kali ini saya melihat bahwa dia melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap hukum dan tradisi yang berlaku dalam masyarakat. Para pemegang tradisi dan hukum yang setia pada hukum tersebut sangat geram kepadanya.
Pada saat itu, Dia, yang saat itu sudah terkenal, duduk dan minum bersama para pemungut cukai yang pada saat itu dianggap orang-orang yang melakukan pekerjaan yang sangat kotor dimata masyarakat. Hal itu sangat tidak pantas bagi orang yang dikenal baik dan guru bagi banyak orang. Kemudian dia tidak melakukan budaya yang mereka sebut dengan puasa. Dia dan pengikutnya yang setia tidak melakukannya sementara hal itu sesuatu yang perlu dilaksanakan dan sudah merupakan tradisi secara turun temurun. Hal lain yang dilakukannya adalah bekerja, memungut gandum, pada hari Sabat. Bagi masyarakat saat itu hari Sabat adalah hari yang kudus dan setiap orang harus menguduskannya. Setiap tindakan ada aturannya dan jelas Dia melanggarnya.
Orang-orang yang mengetahui dan menjaga aturan itu dengan baik begitu geram padanya. Mereka menanyakan hal-hal yang dilakukan dan menyatakan bahwa Dia bersalah. Orang yang dianggap sebagai guru melakukan kesalahan dan melanggar aturan serta tradisi yang dijaga begitu lama. Biar bagaimanapun tradisi dan aturan itu dilanjutkan demi kebaikan kehidupan masyarakat.
Dia mengatakan kalau aturan itu tidak berjalan sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Untuk apa tabib datang kepada orang sehat, orang sakit Lah yang membutuhkannya. Untuk itu dia bergabung dengan para pemungut cukai sebai Dia datang bukan buat orang yang benar melainkan orang yang berdosa. Mengenai puasa yang tidak dilakukan bersama para prngikut tidak dilakukan karena hal itu memang tidak perlu dilakukan saat itu, tidak sesuai dengan keadaan dan tujuannya. Dan mengenai pelanggarannya di hari Sabat itu bukanlah hal yang salah karena Sabat bagi manusia bukan manusia bagi Sabat.
Peraturan-peraturan yang ada dibuat agar kehidupan dalam masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai dengan cita-cita pemegangnya. Peraturan harus ditaati, tetapi peraturan itu bukan menjadi pengekang kita. Tujuan pemegangnya bukanlah menaati peraturan tetapi cita-cita yang semula dibuat sebagai tujuan dari aturan itu. Bukan melanggar peraturan yang salah tetapi melanggar cita-cita luhur dari peraturan itu.

Sungguh bangga menjadi pengikut pemimpin seperti Dia. Dia yang saya sebut sebagai Juru Selamat, Yesus Kristus.

Rabu, 28 Januari 2015

5 Crazy Days

- something to remember-

    11 January 2015 menjadi awal perjalan yang cukup menantang. Hari itu, saya dan teman-teman, Jobit Parapat, Sulowes Siregar, Adven Hutajulu dan Ricky Banjarnahor, merencanakan perjalanan ke Semarang, Jogjakarta dan Solo. Apa pun yang terjadi, pada Senin minggu depannya kami harus berangkat. Kami tidak merencanakan perjalanan itu secara detail karena kami ingin menjalaninya saja. Pergi dan bertahan hidup selama seminggu, sebenarnya lima hari. Kami berani bertindak demikian karena kami punya teman yang bisa dihubungi di tempat tujuan jika kami sudah tidak tahan lagi. Kami mengajak satu orang teman lagi, Niko Sihombing. Kami berencana mengeksplorasi tempat sebanyak mungkin dengan biaya sedikit mungkin, Anak Kos principle.
      Pada hari Seninnya, kami berkumpul di kos Bang Jobit. Waktu yang ditetapkan sebagai waktu kumpul tidak dipatuhi. Inilah salah satu alasan kami memilih merencanakan destinsasi sambil jalan saja. Setelah semua siap dan berkumpul, kami pun berdoa dan berangkat.
     Kami naik angkot dari kos, Keputih Sukolilo, ke terminal Bratang dan dari sana ke Terminal Purabaya untuk naik Bus lagi ke Semarang. Naik Bus selama delapan Jam merupakan hal yang sangat membosankan. Untungnya, Bang Jobit Parapat membawa kartu untuk dimainkan sehingga penantian yang panjang serasa pendek. Karena berangkat jam 11dari Surabaya, kami pun tiba hampir jam 19 : 00. Terminal tempat kami tiba bernama Terboyo.
     Setibanya di Semarang, hal pertama yang kami cari adalah makan malam.Kami langsung berjalan keluar terminal mencari warung tempat untuk makan. Akhirnya kami menemukannya, murah dan banyak. Setelah makan dan membuat rencana kunjungan kami pun lanjut jalan kaki. Tujuan pertama kami adalah Gereja Blenduk. Hal terdekat yang bisa kami capai dengan jalan kaki. Di tengah jalan menuju Gereja kami melihat Rumah sakit. Kami langsung masuk saja untuk mengeluarkan apa yang perlu dikeluarkan dengan gaya sebagai pengunjung. Sungguh hal yang menyenangkan bisa meresmikan Toilet baru bangunan itu. Bangunan itu ternyata baru selesai di bangun dan belum digunakan sama sekali. Sungguh terhormat rasanya menjadi orang pertama merasakan Toiletnya, meskipun belum tentu kami yang pertama.
     Akhirnya kami berjalan mencari Gereja Blenduk itu. Kami rasa itu perlu dikunjungi karena berdasarkan info yang kami peroleh, Gereja itu adalah gereja tertua di Pulau Jawa. Dengan bermodalkan GPS android kami mencarinya. Berjalan menuju tanda pada peta. Dan Akhirnya kami tersesat. Informasi pada Google map itu tidak akurat. Gereja itu tidak ada di sana dan kami berada di perkampungan di pinggir kota semarang. Sungguh mengecewakan. Kami pun mencari-cari informasi tentang gereja itu lebih dalam dan akhirnya ada tulisan yang mengatakan kalau lokasinya bukan disitu. Namanya juga sudah berbeda. Mau tidak mau kami  berjalan lebih jauh lagi hingga kami menemukannya. Kami menemukan sebuah gereja yang cukup besar dangan desain luar biasa namun hanya bisa menikmatinya dari luar saja. Orang-orang tidak boleh sembarangan masuk ke dalam. Setelah itu???
     Kami bingung mau kemana lagi, saat itu masih pukul 20:00 WIB. Kami cari tempat terdekat yang mempunyai nilai lebih untuk dikunjungi lagi. Dan akhirnya kami menemukan sebuah tempat yang tempat. Sebuah Kuil yang katanya cukup bernilai. kami berjalan menuju kesana, ke arah Google map mendukung kami dan akhirnya kami tersesat lagi. Tempat yang kami tuju hanya sebuah gudang tua dipinggir sungai. kepercayaan kami kepada GPS semakin luntur. Akhirnya kami memutuskan tidak mencarinya lagi dan berjalan aja ke arah Simpang Lima Semarang dengan rencana kami akan tidur di tempat yang memungkinkan yang akan kami temukan dijalan karena malam sudah sangat larut. Daerah Semarang yang kami lewati cukup kumuh tapi banyak orang-orang yang nongkrong di malam hari.Semarang benar-benar terlihat tua dan mencekam saat itu.
    Karena mencapai Simpang Lima malam itu tidak memungkinkan, kami pun mencari tempat yang memungkinkan untuk menginap. Ada beberapa tempat yang memungkinkan untuk ditiduri tapi petugas keamanan tak mengijinkan. Setelah pencarian yang panjang kami melihat tempat pemberhentian Bus Trans Semarang (BRT). Tempat tertutup dan cukup besar. Betapa beruntungnya, kami menemukan colokan untuk mencharger dan bisa tidur di sana. Meski tidak nyaman yang penting tidur.
     Jam 3 pagi kami dikejutkan suara yang sangat keras. Petugas Halte datang dan tidak sengaja menjatuhkan kursi dalam halte sehingga timbul suara yang sangat mengejutkan. Dengan muka polos kami keluar dan jalan begitu saja ke arah Simpang lima. Karena berjalan terus kami sampia di Tugu Muda. Saat itu hampir pukul lima pagi. Kami memutuskan tidur aja di taman itu karena masih mengantuk hingga pukul 8 pagi. Beberapa dari kami ada yang bangun lebih awal untuk mengambil foto-foto kami di tugu itu. Sunggu malam yang melelahkan.
     
tidur di taman Tugu Muda
Mit Jobit Vor dem Monument

     Setelah itu kami menunggu Lawang Sewu buka. Kami ingin melihat bangunan yang cukup terkenal di kota ini. Bangunan dengan pintu yang banyak sekali dan menjadi bagian dari perkembangan perkeretaapian Indonesia. Didalamnya kami menemukan banyak ruangan dengan pintu yang sangat banyak. Hal yang pertama kami lakukan setelah masuk adalah mencari kamar mandi, tempat cuci muka, sikat gigi dll. Selagi ada kesempatan 8-). Bangunan itu sangat menakjubkan. Selain itu, di sana kita juga dapat menemukan sejarah perkeretaapian Indonesia.
Adven nang Lawang Sewu
     Setelah puas dari sana kami pun mencari makan. Entah dimana pun itu yang penting kenyang, murah dan tidak bawa penyakit.
     Perjalan ini membawa kami untuk menemu teman-teman kami anak UNDIP. Disana kami bisa nginap dan mengatur rencana kedepannya. Kami pun naik BTR ke tempat mereka Menurut saya BTR masih banyak kekurangan dibanding Trans Jogja. 
     Di kos mereka kami melakukan pembersihan diri dan tidur setelah beberapa menit basa-basi. Karena tidur siang hari kami jadi begadang, bermain kartu dan playstation sampai pagi. Padahal kami berencana berangkat pagi ke Ungaran, tepatnya Penggaron. Kami belajar beberapa jenis permainan kartu yang tidak kami ketahui sebelumnya dan bermain hingga pagi dan akhirnya kami tepar paginya. Rencana pun berubah dan akhirnya berangkat jam 13 : 00 ke ungaran. Kali ini kami akan memberi kesempatan kepada Google map untuk membuktikan bahwa dia masih terharapkan. Kami menjalani begitu saja hingga akhirnya tiba di penggaron. Setibanya di sana pengelolahwisata mengatakan kalau kami rugi masuk kedalam. Hanya hutan tok dan gak ada untungnya. Sungguh aneh dan mengecewakan. Tapi sepertinya dia mencegah kami tersesat nantinya karena kami datang sudah sangat sore. Sungguh perjalanan yang luar biasa demi sebuah kekecewaan. Akhirnya kami duduk sebentar dan merencanakan perjalanan selanjutnya. Kami sepakat pergi ke Borobudur saja. Setelah itu kami ke Jogja, Solo dan Surabaya.
    Kami pun mencari terminal yang memberangkatkan Bus ke Terminal. Setibanya di sana kami mendapati bahwa bus tujuan Magelang sudah Habis. Akhirnya kami mencari tujuan Jogjakarta namun tidak ada juga.Hanya ada bus tujuan Purwokerto, kata Supirnya kami bisa turun di Secang dan mengambil bus Dari sana ke Magelang dan dari Magelang ke Jogja. Kami naik itu aja, sekalian tujuan Magelang aja. Akhirnya kami kembali ke rencana awal. Namun mobilnya berangkat terlalu malam sehingga sampai di Secang kami tidak menemukan apa-apa. Informasi kami mengatakan kalau dari secang ke Borobudur menghabiskan biaya 20K IDR. Untungnya di Secang ada taksi yang mau membawa kami ke Borobudur dengan biaya150K, kami tawar dan deal 130K. Kami sungguh diantar sampai ke depan Candi.
    Sesampainya di sana kami ditawari penginapan murah, tapi karena tujuan kami bukan hanya banyak jalan-jalan tetapi juga mempress biaya kami menolak. Kami yakin akan menemukan tempat yang bisa ditiduri dan ternyata benar. Kami menemukan kios-kios kosong di depan candi dan banyak dialiri arus. Cukup terang dan kami bisa mengisi bateray alat perang kami. Kami pun bermain kartu menunggu fajar dan beberapa dari kami memutuskan untuk istirahat saja.
Man of the night


Morning, Boro!

     Menunggu Candi buka, kami mencari makan dulu. Setelah full kami langsung ke candi dan menikmati suasana yang sangat menakjubkan. Mengamati relief dan stupa candi merupakan kegiatan yang cukup menyenangkan. Tidak lupa kami juga mengaadikan momen yang sangat jarang terjadi dalam hidup kami. Karena kami tidak punya rencana yang diburu oleh waktu, Kami memuaskan mata kami dengan segala pemandangan yang ada pada lokasi tersebut. Kami mengunjungi semua tempat yang ada di sana. Asalkan gratis masuk. Tempat lain yang kami kunjungi selain candi adalah Museum Borobudur,  Museum kapal besar yang menyajikan kejayaan pelayaran Indonesia dan juga bukit yang yang saya lupa namanya, yang pasti bukit itu menyajikan pemandangan yang indah dan sangat menyenangkan bermain kartu pada gajebonya. hahaha... Setelah puas kami pun mencari Transportasi yang dapat membawa kami ke Jogja. Kami akan menginap di kos teman-teman anak UGM yang baik hati.

Man of Borobudur
     Di Jogja kami disambut hangat. Di sana kami memperbanyak tidur dan makan saja. Malamnya kami memutuskan untuk tidak di kos. Kami pergi keluar dan menikmati malam di Jogja. Bermain-main di Alun-alun Selatan dan menghabiskan dini hari di bukit bintang sambil bernyanyi dan tentu saja bermain karu. Saat pagi tiba, kami begitu bahagia karena akan segera pulang. Pulang ke Surabaya menjadi hal yang sangat kami inginkan dan akhirnya perjalanan yang cukup menyiksa ini selesai juga. Untungnya perjalanan ke Surabaya lancar dan kami tiba dengan semangat. Finally, Kos sweat Kos..

Thanks God for this meaningful journey ...






Jumat, 05 Desember 2014

NATAL

SEJARAH NATAL

Istilah natal memiliki arti yang berbeda berdasarkan asal katanya. Dalam bahasa Inggris: Christmass) dipastikan berasal dari kata Cristes maesse, sebuah rasa dalam bahasa Inggris yang bersrti Mass of Christ (Misa Kristus), yang berarti pengulangan peringatan penebusan tubuh dan darah Kristus. Sedangkan dalam bahasa Portugis, kata natal berarti kelahiran.
Umat kristen pada abad pertama tidak merayakan natal seperti umat kristen saat ini. Bagi mereka lebih penting merayakan hari kematian Kristus, dikenal dengan paskah, dan tidak menghiraukan hari kelahiran-Nya. Tidak ada salahnya merayakan atau tidak merayakan natal sebab tidak ada perintah atau larangan untuk itu dalam kitab suci. Yang harus selalu kita ingat dan hayati setiap kali kita merayakan natal adalah karena dosa kitalah Yesus Kristus Lahir ke dunia (Mat. 1:21).
Perayaan natal baru dimulai pada sekitar tahun 200M di Aleksandria (Mesir). Para teolog Mesil menunjukkan tanggal perayaan natal adalah pada tanggal 20 Mei tetapi ada pula pada 19 atau 20 April. Di tempat-tempat lain perayaan natal dilakukan pada tanggal 5 atau 6 Januari dan ada pula pada bulan Desember. Perayaan natal pada tanggal 25 Desember dimulai Ata tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus dan baru diterima secara luas pada abad ke-5. Tidak ada tanggal yang tepat yang menunjukkan hari kelahiran Yesus, hanya saja dalam penanggalan masehi ditetapkan bahwa hari raya natal adalah tanggal 25 Desember.
Tanggal 25 Desember adalah hari raya penyembahan dewa matahari. Sejarah mencatat pada tanggal 25 Desember tahun 274, di Roma dimulai perayaan hari kelahiran matahari, sebagai penutup festival saturnalia dari tanggal 17-24 Desember, karena di akhir musim salju tanggal 25, matahari mulai kembali menampakkan sinarnya dengan kuat. Tanggal 25 Desember dirayakan sebagai hari tanda setia dewa matahari kembali ke Eropa, sehingga musim semi akan segera tiba. Masyarakat Eropa begitu antusias merayakan hari penyembahan matahari ini. 
Perayaan berhala ini ditentang oleh umat Kristen di Eropa pada waktu itu. Namun dengan adanya pengkristenan secara massal oleh kaisar Konstantin yang memerintah Roma, maka semua rakyat Roma harus menjadi Kristen, meskipun disaat yang sama masyarakat Eropa tetap menyembah dewa matahari. Agama Kristen dijadikan agama Negara ketika Kostantin menjadi Kaisar Romawi. Disinilah awal perusakan kekristenan dari dalam. Semua masyarakat pada waktu itu menjadi Kristen bukan karena mereka bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus, tetapi karena perintah atau dekrit yang dikeluarkan oleh Konstantin pada tahun 313 yang dikenal dengan edict of Milan. Barangsiapa yang tidak mengindahkan perintah kaisar akan dihukum mati. Di sinilah cikal bakal terbentuknya Gereja Roma Katolik yang diikuti oleh tradisi pembaptisan anak.
Para pejabat, dukun, tukang sihir, peramal dan penyembah berhala ikut-ikutan menjadi Kristen tanpa mengerti kebenaran. Kenyataan ini mendorong para pemimpin gereja waktu itu mengalihkan penyembahan berhala yang semula dirayakan pada tanggal 5 Januari oleh seluruh masyarakat Eropa menjadi perayaan Natal Kristus, Pada tahun 354 AD, Gereja Katolik di bawah pimpinan Paus Liberius, 25 Desember menjadi hari perayaan lahirnya Yesus Kristus, menggantikan hari penyembahan dewa matahari. Perayaan Natal pada tgl 25 Desember kemudian menjadi tradisi gereja Roma Katolik dan disusul oleh sebagian besar umat Kristen di dunia sampai saat ini. Walaupun demikian dikalangan kekristenan terdapat tiga kelompok dalam menyikapi soal Natal.
Ada kelompok yang terus merayakan Natal setiap tanggal 25 Desember. Kelompok ini adalah tipe apa kata pimpinan (sinode) ya, ikut saja. Ada juga kelompok yang tidak mau ikut-ikutan tradisi yang diyakini salah dan tidak sesuai dengan Alkitab maupun sejarah. Kelompok ini merayakan Natal di bulan Juni - Juli dan September dengan sangat sederhana dan penuh khidmat. Dan kelompok yang ketiga adalah kelompok yang sama sekali tidak mau merayakan Natal Kristus. Saksi Yehuwa dan beberapa gereja memilih tidak merayakan Natal. Kelompok ini terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum meneliti kebenaran secara saksama. Mereka tersandung dengan cara-cara orang Kristen pada umumnya yang merayakan Natal dengan kemewahan dan pesta pora . Akibatnya mereka menyamakan semua perayaan-perayaan Natal. Bahkan ada dari mereka dengan konyol menyamakan perayaan kelahiran Yesus dengan perayaan ulang tahun kita, yakni bertambahnya usia kita
Kita merayakan Natal bukan karena umur Yesus bertambah lagi, tapi suatu ungkapan syukur bahwa Tuhan telah rela menjadi manusia untuk menyelamatkan kita dari dosa. Dia Tuhan mau menjadi manusia hina menanggung hukuman dosa-dosa kita. Tentu, ungkapan syukur ini tidak hanya muncul ketika natal, melainkan setiap hari bahkan setiap saat kita patut bersyukur bahwa Yesus telah lahir untuk kita. Hanya peristiwa yang teramat penting ini akan sangat bermakna apabila seluruh orang percaya merayakan bersama-sama kelahiran Kristus agar seluruh dunia mendengar dan tahu bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat semua orang.
Dewasa ini umum diterima bahwa perayaan Natal pada tanggal 25 Desember adalah penerimaan ke dalam gereja tradisi perayaan non-Kristen terhadap (dewa) matahari: Solar Invicti (Surya tak Terkalahkan), dengan menegaskan bahwa Yesus Kristus adalah Sang Surya Agung itu sesuai berita Alkitab (lihat Maleakhi 4:2; Lukas 1:78; Kidung Agung 6:10).

  
TRADISI NATAL

Banyak tradisi perayaan natal saat ini, yang merupakan pengembangan dan penyerapan dari berbagai budaya. Salah satunya adalah tradisi pohon natal. Pohon natal di gereja atau di rumah-rumah berhubungan dengan tradisi Mesir atau Ibrani kuno. Ada pula yang menghubungkannya dengan pohon khusus di taman Een. Tapi dalam kehidupan pra-Kristen di Eropa memang terdapat tradisi menghias pohon dan menempatkannya di dalam rumah pada perayaan tertentu. Tradisi ini berkembang dari Jerman pada abad ke-18.
Terdapat juga tradisi mengirim kartu natal. Diketahui tradisi ini berawal dari Inggris yang dimulai oleh John Callcott Horsley pada tahun 1843. Tradisi ini ditandai dengan mengirim kartu yang berisi gambar tentang kelahiran Yesus Kristus dan berisi ucapan selamat natal. Seiring dengan berkembangnya teknologi tradisi ini sering dilakukan dengan mengirim email yang berisi ucapan selamat natal.
Tradisi yang sering menggambarkan natal dan sering dianggap sebagai ikon batal adalah tradisi sinterklas. Tradisi ini berhubungan dengan tokoh legenda St. Claus (Santo Nikolas) yang datang ke rumah orang dengan kereta salju yang ditarik oleh rusak kutub dan membawa Hadi bagi anak-anak dimalam natal. Tradisi ini hampir sama dengan tradisi saling bertukar Hadi yang sering dilakukan pada malam natal.
Saat natal bahkan sebelum atau sesudahnya sering terdengar lagu-lagu natal. Lagu-lagu yang berisi ucapan syukur dan kekaguman seseorang terhadap natal. Lagu tersebut juga sebagai cara orang untuk membagi kebahagiaan pada saat natal.
Pada hari natal juga terdapat tradisi beramal. Dimana orang-orang berbagi dengan sesama, seperti musisi yang bernyanyi dan menyumbangkan hasilnya untuk orang lapar atau terkena penyakit. Di Indonesia pada hari natal ada pemotongan masa tahanan atau remi bagi narapidana. Bahkan pada saat Natal, perang pun dihentikan.
Pada malam natal juga banyak dijumpai lampu-lampu natal. Hal ini juga ikut ambil bagian dalam tradisi natal dan menyemarakkannya. Sama seperti lilin juga yang sering dibakar saat natal dan menerangi malam natal. Tradisi ini melambangkan Yesus Kristus sebagai cahaya yang menerangi kegelapan
Di Timur perayaan Natal banyak mengandung aspek rohani seperti puasa, bermazmur, membaca Alkitab, dan puji-pujian. Di Gereja-gereja Arab, boleh dibilang tidak ada perayaan Natal tanpa didahului puasa. Gereja Ortodoks Syria melakukan persiapan Natal dengan berpuasa selama 10 hari. Sementara di Gereja Ortodoks Koptik puasanya lebih lama lagi, yaitu sejak minggu terakhir November. Jadi, sekitar 40 hari. Waktu iftar (buka puasa) pada tanggal 7 Januari pagi. Puasa pra-Natal ini disebut dengan puasa kecil (Shaum el-Shagir). Meskipun agak berbeda dalam tradisi, secara prinsip cara ini tidak jauh berbeda dengan cara berpuasa Gereja-gereja Orthodoks lain.
                                                                                

MAKNA NATAL BAGI UMAT KRISTIANI 

 Menurut Lukas, Maria mengetahui dari seorang malaikat bahwa dia telah mengandung dari Roh Kudus tanpa persetubuhan. Setelah itu dia dan suaminya Yusuf meninggalkan rumah mereka di Nazaret untuk berjalan ke kota Betlehem untuk mendaftar dalam sensus yang diperintahkan oleh Agustus, Kaisar Romawi pada saat itu. Karena mereka tidak mendapat tempat untuk menginap di kota itu, bayi Yesus dibaringkan di sebuah palungan (malaf). Kelahiran Kristus di Betlehem Efrata, Yudea, di kampung halaman Daud, nenek moyangYusuf, memenuhi nubuat nabi Mikha (Mikha 5:1-2). (Di Israel purba mereka mengenal ada dua kota Betlehem, kota Betlehem satunya lagi berada di tanah Zebulon.)
Matius mencatat silsilah dan kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan kemudian beralih ke kedatangan orang-orang majus dari Timur -- yang diduga adalah Arabia atau Persia -- untuk melihat Yesus yang baru dilahirkan. Orang-orang bijak tersebut mula-mula tiba di Yerusalem dan melaporkan kepada raja Yudea, Herodes Agung, bahwa mereka telah melihat sebuah bintang -- yang sekarang disebut Bintang Betlehem -- menyambut kelahiran seorang raja. Penelitian lebih lanjut memandu mereka ke Betlehem Yudea dan rumah Maria dan Yusuf. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus. Ketika bermalam, orang-orang majus itu mendapatkan mimpi yang berisi peringatan bahwa Raja Herodes merencanakan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena itu mereka memutuskan untuk langsung pulang tanpa memberitahu Herodes suksesnya misi mereka. Matius kemudian melaporkan bahwa keluarga Yesus kabur ke Mesir untuk menghindari tindakan Raja Herodes yang memutuskan untuk membunuh semua anak di bawah dua tahun di Betlehem untuk menghilangkan saingan terhadap kekuasaannya. Setelah kematian Herodes, Yesus dan keluarga kembali dari Mesir, tetapi untuk menghindar dari raja Yudea baru (anak Herodes Agung, yakni Herodes Arkhelaus) mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret.
Sisi lain dari cerita kelahiran Yesus yang disampaikan oleh kitab Injil Lukas adalah penyampaian berita itu oleh para malaikat kepada para gembala. Dalam Injil Matius dicatat bahwa ada orang-orang Majus dari Timur datang ke Yudea karena melihat sebuah bintang yang besar bersinar di atas wilayah Yerusalem. Mereka mengikuti bintang itu hingga ke kota Betlehem, tempat kelahiran Yesus. Mula-mula orang-orang Majus itu bertanya-tanya kepada penduduk Yerusalem, kemudian mereka dibawa menghadap raja Herodes. Raja Herodes bertanya kepada ahli kitab, di mana Mesias akan dilahirkan. Berdasarkan Alkitab, Mesias akan dilahirkan di Betlehem dan informasi ini dipakai untuk membantu para orang majus mengetahui letak di mana Yesus dilahirkan. Herodes minta akan setelah bertemu bayi itu agar mereka kemudian dapat melaporkan kepada Herodes. Tetapi karena mengetahui niat Herodes yang jahat , para orang majus tidak kembali melaporkan kepada Herodes.
Lukas 2 : 1-10 : Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus Tuhan, di kota Daud.
Pada saat kelahiran Yesus ke dunia, malaikat Tuhan datang untuk menyampaikan kabar sukacita.      Berita yang mengatakan bahwa Juruselamat telah lahir. Berita tersebut menjadi sukacita yang besar karena benar adanya. Pada malam itu Yesus benar-benar lahir di Betlehem dan akan menyelamatkan umatnya dari belenggu dosa. Kelahiran Yesus menjadi suka cita karena saat itu Lay saat yang sangat dinanti-nanti oleh umat Israel, penggenapan dari nubuat para nabi dan janji-janji Allah.
Kabar yang dibawa oleh malaikat adalah kabar sukacita untuk segala bangsa, baik Yahudi maupun bukan Yahudi. Apa yang dikatakan oleh malaikat itu adalah suatu kebenaran dan memenuhi nubuat para nabi. Pada saat itu Juruselamat yang akan melepas manusia dari belenggu dosa lahir.
Natal adalah kesukaan besar bagi segala bangsa. Manusia yang sedang terbelenggu oleh dosa akan diselamatkan oleh seorang Juruselamat yang baru lahir, Yesus Kristus, serta memberikan kita hidup kekal. Karena itu kita patut bersuka cita dan mengundang setiap orang untuk menerima kasih tersebut.
 Walaupun natal adalah sukacita, namun natal bukanlah berarti kemewahan. Anak Alllah yang kudus lahir bukan di ibu kota Israel, Yerusalem, namun di kota kecil bernama Betlehem. Dia juga tidak lahir di Istana melainkan di kandang domba. Selain itu, berita kelahirannya pertama kali bukan diberitahukan kepada Raja, Nabi ataupun orang besar, namun kepada gembala yang dianggap sebagai kaum yang paling rendah saat itu.
Tidaklah salah untuk memberikan yang terbaik untuk merayakan natal, namun jangan melupakan makna natal itu sendiri. Yesus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang hilang. Untuk itu kita harus memberitakan kabar sukacita ini kepada orang-orang yang belum mengenal Juruselamat.
        Natal sejatinya adalah kabar baik bagi seluruh umat manusia. Bahwa Allah mau menjadi manusia untuk menyelamatkan setiap kita yang berdosa. Dia menggantikan posisi kita dan menghapuskan setiap dosa kita, memberikan kepada kita kehidupan yang baru di dalam kerajaan-Nya. Inilah inti Natal. Ada banyak cara untuk memaknai kabar baik Natal. Banyak tradisi yang tercipta untuk perayaan Natal, namun yang terpenting adalah jangan sampai kita melupakan makna natal itu sendiri.


references:
https://bible.org/seriespage/christmas-1999-joy-christmas-luke-210-11
http://www.yhs.net/arti-natal-sebenarnya/
http://tuhanselalubukajalan.blogspot.com/2011/12/christmas-letter-makna-natal.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Natal
https://chatolic.wordpress.com/2010/12/23/natal-kristus/
http://www.abbalove.org/

Selasa, 25 November 2014

SLEEP NO MORE

        Sleep no more adalah sebuah novel karangan Greg Iles yang berisikan tentang sebuah konflik yang dialami oleh John Waters. sebuah konflik yang timbul akibat kesalahan yang diabuat di masa lalu dan melibatkan keluarga dan sahabat John. Pada novel ini John berhadapan dengan kekasih masa lalunya yang telah meninggal secara fisik tetapi masih hidup dalam bentuk roh. Roh itu terus hidup dan menginginkan John, melakukan segala macam cara untuk mendapatkannya.
       Pada Novel ini dapat kita lihat bagaimana pentingnya suatu kejujuran dan kesetiaan dalam keluarga dan sahabat untuk mempertahankannya tetap itu. Meskipun sakit memberitahukan atau mengetahui kebenaran yang ada tetapi sikap menerima yang lapang dada akan menjadi suatu solusi pada konflik yang datang.
      Novel ini juga menunjukkan bagaimana buasnya seorang wanita dalam masalah dendam dan cinta. Novel ini memiliki tokoh wanita yang begitu kejamnya merusak kehidupan dan keluarga orang demi mendaatkan cintanya, demi memiliki John dan juga istri John yang awalnya lemah menjadi begitu kuat demi untuk mempertahankan keutuhan keluarganya.
     Sungguh cerita yang cukup menegangkan dan menarik untuk dibaca. Berikut ringkasan ceritanya:
     John Waters adalah seorang ahli geologi yang bekerja mencari daerah yang bisa dibor dan menghasilkan minyak. Suatu ketika dia mendaptat masalah dimana sumur-sumur minyaknya diduga mencemari lingkungan oleh EPA. Hal itu menjadi masalah karena tagihan asuransi yang bisa menjadi solusi dari masalah itu tidak dibayar oleh Cole sahabat dan juga rekan kerjanya sehingga dia terancam bangkrut.
      Suatu ketika Dia bertemu dengan kekasihnya yang lama, Mallory Candler, tetapi bukan bukan seperti orang yang dia ingat. Yang dia ketahui adalah Mallory telah meninggal sepuluh tahun lalu dan telah dimakamkan. Ketika dia bertemu dengan Eve Summer, dia diberitahu oleh Eve bahwa dia adalah Mallory, kekasihnya yang dulu. Tentu Waters tidak percaya dengan itu, akan tetapi Eve menunjukkan bahwa dia adalah Mallory dengan memberitahu seluruh rahasia yang hanya dia dan Waters yang tahu dan membuat waters percaya.
     Mallory tidak pernah mati, secara fisik mungkin ia tetapi jiwanya masih hidup dalam tubuh orang lain. Pertemuan Waters dengan Mallory membuatnya jatuh kedalam masalah. Dia selingkuh dan sering tidur dengan Eve hingga suatu ketika ia terbangun dan mendapati dirinya tidur bersama dengan Eve yang telah meninggal. Dia akan menjadi tersangka atas pembunuhan Eve. 
     Suatu hari dia mendapati istrinya Lily telah dirasuki oleh Mallory. Roh Mallory hanya pindah dari suatu tubuh ke tubuh lain ketika dua orang sedang tidur bersama. Ketika dia lebih kuat dari pemilik tubuh itu maka dia akan menguasai tubuh itu dan pemiliknya akan tertidur. Roh itu telah pindah ke tubuh Waters ketika dia bersamanya kemudian ke tubuh istrinya. Kemudian dia sadar bahwa keinginan Mallory hanyalah memiliki dia. Dengan masuk ke tubuh istrinya berarti tidak ada masalah lagi karena dia dan Waters bisa bersama sebagai suami istri.
     Namun Waters tidak mau menghianati istrinya dan dia menyuruh Mallory pergi tetapi dia tidak mau karena keinginan Mallory hanyalah memiliki Waters. Dia dan Waters adalah kekasih yang dulu berjanji akan bersama karena Mallory pernah hamil ketika bersamanya. Sifat paranoid Mallory kemudian membuat Waters meninggalkannya. Namun Mallory tidak mau menyerah sebelum dia memiliki Waters.
     Suatu hari Mallory menemui Waters di kantornya tetapi bukan dalam tubuh istrinya lagi tetapi dengan tubuh sahabanya Cole. Dia memaksa Waters segera meninggalkan keluarganya dan menikahinya. Mereka membuat kesepakatan itu dengan tujuan menemukan Mallory tubuh perempuan kemudian menikahinya. Hal itu bukanlah tujuan Waters tapi dia ingin membunuh gadis yang akan dia nikahi itu sehingga dia mati bersama dengan Mallory. 
     Kemudian Waters memberitahukan keadaan sebenarnya kepada Lilly. Hati lily sangat hancur mendengarnya, akan tetapi dia dan Waters tidak mengharapka perpisahan, mereka ingin mempertahankan keutuhan keluarganya. Saat itu lah Waters menyadari bahwa istrinya menjadi sangat mengerikan bahkan dia dan Waters merencanakan pembunuhan untuk Mallory.
    Suatu ketika Waters mendapati temannya Cole yang di dalamnya terdapat Mallory sedang tertidur. Dia ingin mebunuhnya untuk mengakhiri segalanya namun dia terlalu lemah untuk melakukannya, dia tidak sanggup. 
     Waters dan Mallory menyepakati bahwa tubuh yang Waters pilih untuknya adalah tubuh asistennya. Mallory dan Waters ingin membunuh wanita itu, mereka berpikir bahwa Mallory ada padanya. Tetapi Mallory tetap tinggal di tubuh Cole, untungnya waters tidak sanggup membunuh asistennya tersebut. Mallory menjadi begitu marah saat mengetahui rencana dari pada Waters.
     Lily berencana untuk menyelesaikan masalah itu. dia ingin Mallory masuk ketubuhnya dan mereka bertarung dan siapa yang lebih kuat dia yang akan menguasai tubuh itu yang tentu saja menjadi istri Waters. Mallory tentu saja setuju karena dia tahu Lily lemah. Namun dia tidak menyadari liLy telah berubah menjadi kuat ketika menyadari ada orang yang akan menghancurkan keluarganya. Saat itu Waters sedang di interogasi Polisi atas pembunuhan Eve.
     Ketika Mallory masuk ke tubuh Lily dan mereka sadar, tubuh Lily masih dikuasai olehnya. saat Lily mengendarai mobil dia sadar bahwa Mallory akan mengambil kendaly tubuhnya. Lilly terus bertahan demi untuk menjatuhkan mobil itu ke sungau Missisipi yang berarus kencang. dia memborgol dirinya di mobil dan menjatuhkan mobilnya ke sungai. dia berencana mati bersama Mallory demi kebahagiaan Waters dan anaknya.
     Saat itu dia melihat tubuhnya yang digerakkan oleh Mallory berusaha menyelamatkan diri, namun semua sia-sia. Kemudian dia melihat kelas balik tentang kehidupannya yang dahulu. Dia meliahat dirinya ketika kecil, ayahnya, Waters, Bayi dan juga anaknya. hal itu membuatnya tidak ingin mati dan ingin berusaha hidup. kemudian dia kembali berada pada tubuh itu dan mematahkan tulang jempolnya agar bisa lepas dari gorbol itu. dia akhirnya selamat dan orang menganggap itu suatu keajaiban.
     Ketika dia sadar dari masa kritisnya di rumah sakit, dia mendapati dirinya adalah dirinya. Dia menang terhadap Mallory dan mulai saat itu Mallory tidak datang lagi pada kehidupan mereka. Hasil penyelidikan polisi juga tidak bisa membuktikan bahwa waters telah melakukan pembunuhan sehingga Waters lepas dari tuntutan pidana. Mulai saat itu Kehidupan keluarga Waters menjadi semakin harmonis dan lebih kuat.

sinopsis buku/novel oleh Erwin Manurung

Rabu, 05 November 2014

Zlatan Ibrahimovic


       
     
        Zlatan lahir pada tanggal 3 Oktober 1981. Ayahnya bernama Sefik Ibrahimovic, seorang Bosnia yang migrasi ke Swedia dan Ibunya bernama Jurka Gravic, seorang Kroasia yang juga migrasi ke Swedia. Dia adalah pemain bola Profesional yang saat ini sedang bermain untuk Paris Saint-Germain dan juga Tim Nasional Swedia, sebagai kapten. Dia adalah pemain luar biasa baik dari cara bermain yang atraktif dan kepribadian yang sangat Zlatan.
        Zlatan telah bergabung dengan beberapa klub profesional, yaitu : Malmo FF, Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC milan dan Paris Saint-Germain. Dia telah meraih banyak piala liga Domestik Hampir dengan semua tim-tim tersebut.
        ESPN menggambarkan Zlatan Ibrahimovic sebagai pemain yang baik di duel udara, kuat dan tangkas, bermain baik dengan membelakangi gawang dan menawarkan beberapa finishing yang memukau, visi dan kontrol bola terbaik di arenanya. meskipun dikritik karena pekerjaannya di tingkat pertandingan besar, tapi dia telah mencetak gol di beberapa pertandingan terbesar dalam sepakbola termasuk Derby Milan, El Clasico dan Liga Champion maupun UEFA Euro terhadap lawan terkuat di sepak bola. Ibrahimovic adalah satu-satunya pemain yang mencetak goal untuk enam klub yang berbeda di Liga Champion.
       Pada tanggal 4 September 2014 Zlatan menorehkan rekor pribadi menjadi top scorer sepanjang masa timnas Swedia. Dia melebihi rekor gol Sven Rydell yang selama karirnya mengemas 49 goal untuk TImnas Swedia dan rekor itu bertahan sejak tahun 1932.
     Hal yang paling menarik dari Zlatan adalah karena dia Zlatan. Zlatan?????
bisa dilihat pada video berikut:


references : www.wikipedia.com
                  www.youtube.com