Selasa, 25 November 2014

SLEEP NO MORE

        Sleep no more adalah sebuah novel karangan Greg Iles yang berisikan tentang sebuah konflik yang dialami oleh John Waters. sebuah konflik yang timbul akibat kesalahan yang diabuat di masa lalu dan melibatkan keluarga dan sahabat John. Pada novel ini John berhadapan dengan kekasih masa lalunya yang telah meninggal secara fisik tetapi masih hidup dalam bentuk roh. Roh itu terus hidup dan menginginkan John, melakukan segala macam cara untuk mendapatkannya.
       Pada Novel ini dapat kita lihat bagaimana pentingnya suatu kejujuran dan kesetiaan dalam keluarga dan sahabat untuk mempertahankannya tetap itu. Meskipun sakit memberitahukan atau mengetahui kebenaran yang ada tetapi sikap menerima yang lapang dada akan menjadi suatu solusi pada konflik yang datang.
      Novel ini juga menunjukkan bagaimana buasnya seorang wanita dalam masalah dendam dan cinta. Novel ini memiliki tokoh wanita yang begitu kejamnya merusak kehidupan dan keluarga orang demi mendaatkan cintanya, demi memiliki John dan juga istri John yang awalnya lemah menjadi begitu kuat demi untuk mempertahankan keutuhan keluarganya.
     Sungguh cerita yang cukup menegangkan dan menarik untuk dibaca. Berikut ringkasan ceritanya:
     John Waters adalah seorang ahli geologi yang bekerja mencari daerah yang bisa dibor dan menghasilkan minyak. Suatu ketika dia mendaptat masalah dimana sumur-sumur minyaknya diduga mencemari lingkungan oleh EPA. Hal itu menjadi masalah karena tagihan asuransi yang bisa menjadi solusi dari masalah itu tidak dibayar oleh Cole sahabat dan juga rekan kerjanya sehingga dia terancam bangkrut.
      Suatu ketika Dia bertemu dengan kekasihnya yang lama, Mallory Candler, tetapi bukan bukan seperti orang yang dia ingat. Yang dia ketahui adalah Mallory telah meninggal sepuluh tahun lalu dan telah dimakamkan. Ketika dia bertemu dengan Eve Summer, dia diberitahu oleh Eve bahwa dia adalah Mallory, kekasihnya yang dulu. Tentu Waters tidak percaya dengan itu, akan tetapi Eve menunjukkan bahwa dia adalah Mallory dengan memberitahu seluruh rahasia yang hanya dia dan Waters yang tahu dan membuat waters percaya.
     Mallory tidak pernah mati, secara fisik mungkin ia tetapi jiwanya masih hidup dalam tubuh orang lain. Pertemuan Waters dengan Mallory membuatnya jatuh kedalam masalah. Dia selingkuh dan sering tidur dengan Eve hingga suatu ketika ia terbangun dan mendapati dirinya tidur bersama dengan Eve yang telah meninggal. Dia akan menjadi tersangka atas pembunuhan Eve. 
     Suatu hari dia mendapati istrinya Lily telah dirasuki oleh Mallory. Roh Mallory hanya pindah dari suatu tubuh ke tubuh lain ketika dua orang sedang tidur bersama. Ketika dia lebih kuat dari pemilik tubuh itu maka dia akan menguasai tubuh itu dan pemiliknya akan tertidur. Roh itu telah pindah ke tubuh Waters ketika dia bersamanya kemudian ke tubuh istrinya. Kemudian dia sadar bahwa keinginan Mallory hanyalah memiliki dia. Dengan masuk ke tubuh istrinya berarti tidak ada masalah lagi karena dia dan Waters bisa bersama sebagai suami istri.
     Namun Waters tidak mau menghianati istrinya dan dia menyuruh Mallory pergi tetapi dia tidak mau karena keinginan Mallory hanyalah memiliki Waters. Dia dan Waters adalah kekasih yang dulu berjanji akan bersama karena Mallory pernah hamil ketika bersamanya. Sifat paranoid Mallory kemudian membuat Waters meninggalkannya. Namun Mallory tidak mau menyerah sebelum dia memiliki Waters.
     Suatu hari Mallory menemui Waters di kantornya tetapi bukan dalam tubuh istrinya lagi tetapi dengan tubuh sahabanya Cole. Dia memaksa Waters segera meninggalkan keluarganya dan menikahinya. Mereka membuat kesepakatan itu dengan tujuan menemukan Mallory tubuh perempuan kemudian menikahinya. Hal itu bukanlah tujuan Waters tapi dia ingin membunuh gadis yang akan dia nikahi itu sehingga dia mati bersama dengan Mallory. 
     Kemudian Waters memberitahukan keadaan sebenarnya kepada Lilly. Hati lily sangat hancur mendengarnya, akan tetapi dia dan Waters tidak mengharapka perpisahan, mereka ingin mempertahankan keutuhan keluarganya. Saat itu lah Waters menyadari bahwa istrinya menjadi sangat mengerikan bahkan dia dan Waters merencanakan pembunuhan untuk Mallory.
    Suatu ketika Waters mendapati temannya Cole yang di dalamnya terdapat Mallory sedang tertidur. Dia ingin mebunuhnya untuk mengakhiri segalanya namun dia terlalu lemah untuk melakukannya, dia tidak sanggup. 
     Waters dan Mallory menyepakati bahwa tubuh yang Waters pilih untuknya adalah tubuh asistennya. Mallory dan Waters ingin membunuh wanita itu, mereka berpikir bahwa Mallory ada padanya. Tetapi Mallory tetap tinggal di tubuh Cole, untungnya waters tidak sanggup membunuh asistennya tersebut. Mallory menjadi begitu marah saat mengetahui rencana dari pada Waters.
     Lily berencana untuk menyelesaikan masalah itu. dia ingin Mallory masuk ketubuhnya dan mereka bertarung dan siapa yang lebih kuat dia yang akan menguasai tubuh itu yang tentu saja menjadi istri Waters. Mallory tentu saja setuju karena dia tahu Lily lemah. Namun dia tidak menyadari liLy telah berubah menjadi kuat ketika menyadari ada orang yang akan menghancurkan keluarganya. Saat itu Waters sedang di interogasi Polisi atas pembunuhan Eve.
     Ketika Mallory masuk ke tubuh Lily dan mereka sadar, tubuh Lily masih dikuasai olehnya. saat Lily mengendarai mobil dia sadar bahwa Mallory akan mengambil kendaly tubuhnya. Lilly terus bertahan demi untuk menjatuhkan mobil itu ke sungau Missisipi yang berarus kencang. dia memborgol dirinya di mobil dan menjatuhkan mobilnya ke sungai. dia berencana mati bersama Mallory demi kebahagiaan Waters dan anaknya.
     Saat itu dia melihat tubuhnya yang digerakkan oleh Mallory berusaha menyelamatkan diri, namun semua sia-sia. Kemudian dia melihat kelas balik tentang kehidupannya yang dahulu. Dia meliahat dirinya ketika kecil, ayahnya, Waters, Bayi dan juga anaknya. hal itu membuatnya tidak ingin mati dan ingin berusaha hidup. kemudian dia kembali berada pada tubuh itu dan mematahkan tulang jempolnya agar bisa lepas dari gorbol itu. dia akhirnya selamat dan orang menganggap itu suatu keajaiban.
     Ketika dia sadar dari masa kritisnya di rumah sakit, dia mendapati dirinya adalah dirinya. Dia menang terhadap Mallory dan mulai saat itu Mallory tidak datang lagi pada kehidupan mereka. Hasil penyelidikan polisi juga tidak bisa membuktikan bahwa waters telah melakukan pembunuhan sehingga Waters lepas dari tuntutan pidana. Mulai saat itu Kehidupan keluarga Waters menjadi semakin harmonis dan lebih kuat.

sinopsis buku/novel oleh Erwin Manurung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar